ORARKOM 2 KISI


1. Fungsi Komputer
Fungsi dasar yang dibentuk komputer  eksekusi program.
terdiri dari:
• Sekumpulan instruksi yang disimpan di dalam memori.
• Pembacaan instruksi (mengambil) dari dalam memori oleh prosesor.
• Eksekusi instruksi satu demi satu didalam prosesor.
Instruksi Fetch dan Eksekusi (Pembacaan/pengambilan instruksi dan data)
Tindakan-tindakan secara umum dibagi menjadi empat kategori:
• Prosesor-Memori  Data ditransfer dari prosesor ke memori atau dari memori ke prosesor.
• Prosesor-I/O  Data ditransfer ke/dari perangkat periferal dengan pemindahan antara prosesor dan modul I/O.
• Pengolahan data  Prosesor dapat membentuk beberapa operasi aritmatik dan logika pada data.
• Kontrol  Suatu instruksi dapat merubah urutan eksekusi, Prosesor membaca instruksi dari alamat yang ditunjuk.

Siklus Instruksi Dasar

2. Mode pengalamatan adalah bagaimana cara menunjuk sebuah alamat di mana operand akan diambil.Mode pengalamatan diterapkan pada set instruksi (lihat petemuan sebelumnya), di mana pada umumnya instruksi terdiri dari opcode (kode operasi) dan alamat.
Teknik2 Pengalamatan:
a. Immediate Addresing
b. Direct Addressing
c. Indirect Addressing
d. Register Addresing
e. Register Indirect Addressing
f. Displacement Addressing
g. Stack Addressing

a. Immediate Addresing
Bentuk operan yang paling sederhana,umumnya bilangan akan disimpan dalam bentuk komplemen 2. Bit paling kiri sebagai bit tanda.
• Alamat operand tidak berisi sebuah alamat, tetapi langsung operand yang akan diproses
• Cara penulisan: LOAD #9

b. Direct

• Alamat operand ditunjuk secara langsung pada instruksi
• Misal instruksi LOAD, cara penulisan: LOAD Y

c. Indirect

• Alamat operand ditunjukkan secara tidak langsung oleh data yang terkandung pada alamat yang ditunjuk
• Cara penulisan: LOAD (Y)

d. Register Addresing
Metode pengalamatan register mirip dengan mode Direct Addressing perbedaan nya terletak pada field alamat yang mengacu pada register,bukan pada memori utama, field yang mereferensi register memiliki panjang 3 atau 4 bit,sehingga dapat merefensi 8 atau 16 registrasi general purpose.
e. Register Indirect Addressing
Metode pengalamatan register mirip dengan mode Direct Addressing perbedaan nya terletak pada field alamat yang mengacu pada alamat register,letak operand berada pada memori yg ditunjuk oleh isi register.
f. Displacement Addressing
Menggabungkan kemampuan pengalamatan langsung dan tidak langsung dan pengalamatan register tidak langsung, metode ini mensyaratkan instruksi memiliki dua buah field alamat, sedikitnya sebuah field yang eksplisit.
g. Stack Addressing
Stack adalah array lokasi yang linier = pushdown list = last-in-frist-out-queque, stack merupakan blok lokasi yang terbalik. Yang berkaitan dengan stack adlah pointer yang nilainya merupakan alamat bagian paling atas stack, dua elemen teratas berada di dalam register CPU.
3. CISC Complex Instruction Set Computing. Rangkaian instruksi built-in pada processor yang terdiri dari perintah-perintah yang kompleks. Instruksi-instruksi yang tersedia memudahkan para programmer untuk mengembangkan aplikasi untuk plattform CISC. Di lain pihak, banyaknya instruksi dalam CISC dapat mengurangi kecepatannya. CISC merupakan kebalikan dari RISC, biasanya digunakan pada keluarga processor untuk PC (Intel, AMD, Cyrix).
Complex Instruction Set Computing disingkat CISC (baca : “sisk”) merupakan rangkaian instruksi built-in pada processor yang terdiri dari perintah-perintah yang kompleks. Instruksi-instruksi yang tersedia bertujuan untuk memudahkan para programmer untuk mengembangkan aplikasi untuk plattform CISC.
Pada arsitektur CISC seperti Intel x86, yang diperkenalkan pada tahun 1978, bisa terdapat ratusan instruksi program – perintah-perintah sederhana yang menyuruh sistem menambah angka, menyimpan nilai, dan menampilkan hasilnya. Bila semua instruksi panjangnya sama, instruksi sederhana akan memboroskan memori. Instruksi sederhana membutuhkan ruang penyimpanan 8 bit, sementara instruksi yang paling kompleks mengkonsumsi sebanyak 120 bit. Sehingga hal tersebut akan mengurangi kecepatannya.
RISC Reduced Instruction Set Computing. Rangkaian instruksi built-in pada processor yang terdiri dari perintah-perintah yang lebih ringkas dibandingkan dengan CISC. RISC memiliki keunggulan dalam hal kecepatannya sehingga banyak digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang memerlukan kalkulasi secara intensif. Konsep RISC pertama kali dikembangkan oleh IBM pada era 1970-an. Komputer pertama yang menggunakan RISC adalah komputer mini IBM 807 yang diperkenalkan pada tahun 1980. Dewasa ini, RISC digunakan pada keluarga processor buatan Motorola (PowerPC) dan SUN Microsystems (Sparc, UltraSparc).
KARAKTERISTIK RISC

Satuinstruksipersiklus
Operasiregister to register
Mode pengalamatanyang sederhana
Format instruksiyang sederhana
Desainhardwired (tanpamicrocode)
Format instruksiyang fix
Prosescompile yang cepat

Ciri-Ciri RISC

1. Instruksi berukuran tunggal
2. Ukuran yang umum adalah 4 byte
3. Jumlah pengalamatan data sedikit, biasanya kurang dari 5 buah.
4. Tidak terdapat pengalamatan tak langsung yang mengharuskan melakukan sebuah akses memori agar memperoleh alamat operand lainnya dalam memori
5. Tidak terdapat operasi yang menggabungkan operasi load/store dengan operasi aritmatika, seperti penambahan ke memori dan penambahan dari memori.
6. Tidak terdapat lebih dari satu operand beralamat memori per instruksi
7. Tidak mendukung perataan sembarang bagi data untuk operasi load/ store
8. Jumlah maksimum pemakaian memori manajemen bagi suatu alamat data adalah sebuah instruksi .
9. Jumlah bit bagi integer register spesifier sama dengan 5 atau lebih, artinya sedikitnya 32 buah register integer dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit.
10. Jumlah bit floating point register spesifier sama dengan 4 atau lebih, artinya sedikitnya 16 register floating point dapat direferensikan sekaligus secara eksplisit. Beberapa prosesor implementasi dari arsiteketur RISC adalah AMD 29000, MIPS R2000, SPARC, MC 88000, HP PA, IBM RT/TC, IBM RS/6000, intel i860, Motorola 88000 (keluarga Motorola), PowerPC G5.

4. Output Unit Kontrol

Sinyal kontrol di dalam CPU (control signals within
CPU) : Output ini terdiri dua macam sinyal, yaitu :

sinyal – sinyal yang menyebabkan perpindahan data antar register

sinyal – sinyal yang dapat mengaktifkan fungsi ALU
yang spesifik.

Sinyal kontrol bagi bus kontrol (control signals to
control bus) : sinyal ini juga terdiri atas 2 sinyal, yaitu

sinyal kontrol bagi memori dan

sinyal kontrol bagi modul – modul I/O

Input Unit Kontrol

Pewaktu (clock) : berfungsi untuk sinkronisasi operasi
antar komponen – komponen komputer, termasuk juga
unit kontrol.

Register Instruksi (instruction register) : opcode
instruksi saat itu digunakan untuk menentukan operasi mikro yang akan dilakukan selama siklus eksekusi.

Flag : flag – flag ini diperlukan unit kontrol untuk mengetahui status CPU.

Control signal to Control Bus : memberi jalur ke unit kontrol untuk sinyal – sinyal seperti sinyal interrupt dan acknowledgment.

5. Topologi:
– Topologi Ring
– Topologi Star
– Topologi Bus
– Topologi Tree
– Topologi Mesh
6. perbedaan dual core dengan core 2 duo
Dual Core adalah sebuah prosesor yang di dalam nya ter dapat 2 virtual prosesor sehingga seolah-olah prosesor memilki 2 inti core, dan virtual core tersebut dapat mempercepat kinerja kompt.
Core 2 duo adalah penggunaan dua buah inti (core) prosesor dalam sebuah kemasan prosesor konvensional. Dual core (inti prosesor) ditempatkan pada sebuah CPU untuk meningkatkan kinerjanya. Setiap core ini tidak lebih cepat dibanding CPU biasa dengan clockspeed yang sama, tetapi semua proses perhitungan dibagi kepada 2 inti prosesor tersebut.

Tentang hasanmualim

Wong Ndeso
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s